iklanku

iklan google.

Selasa, 17 Mei 2011

hotel di Jual dan Hotel di Kontrakan

sekedar info bagi teman-teman yang mau bisnis perhotelan,entah itu sebagai pemilik modal ataupun sebagai broker/agent/makelar dari pemilik dana ataupun pemilik hotel yang mau di jual atau dikontrakan.

Sering kali kita melihat ada tawaran mengenai hotel yang di jual dan ada juga hotel yang di sewakan/dikontrakan. ada beberapa ciri-ciri/kriteria yang harus diperhatikan berdasarkan pengalaman saya sebagai makelar untuk hotel yang mau dijual:
1. hotel dalam keadaan sakit (managementnya)
2. Bangunan hotel sudah tua dan perlu renovasi, atau bangun kembali
3. Hotel milik keluarga, pemiliknya sudah meninggal/sudah tua, sehingga perlu dibagi waris untuk anak-anaknya
4. hotel berada dikawasan strategis, tapi pemiliknya kelilit hutang karena miss management
5. jual tanah tapi bonus surat-surat perijinan hotel yang masih hidup (karena hotelnya sudah tidak beroperasi karena bangunannya sudah rusak/hancur, peralatan hotelnya sudah rusak.


Sedangkan ciri-ciri/kriteria hotel yang mau dikontrakkan:

1. hotel masih berjalan dan memiliki segmen pasar yang jelas, tapi pemiliknya kelilit hutang
2. hotel masih berjalan dan memiliki segmen pasar yang jelas, tapi miss management, sehingga selalu merugi
3.hotel masih berjalan dan memiliki segmen pasar yang jelas, pemiliknya mau alih usaha lain, tapi butuh modal tambahan
4.hotel masih berjalan tapi strategi pemasarannya tidak maksimal dalam mencari pelanggan korporate maupun family, sehingga omsetnya kecil.

saya menyediakan hotel yang dijual dan dikontrakkan khusus wilayah kota bogor, dan kawasan puncak bogor
saya juga menyediakan tenaga management untuk mengelola hotel dengan baik sehingga menghasilkan profit untuk pemilik dana,

Hubungi RIDO 0856-140-6181, Email: ridobrown@gmail.com


Kesimpulan:

bagi teman-teman yang mau beli hotel, sebaiknya lihat dulu keadaan hotel itu, apakah hotel itu perlu biaya perbaikan yang besar sehingga Break Event Pointnya menjadi lama, atau lebih baik dengan mengontrak hotel sehat secara fisik dan management terlebih dahulu untuk jangka pendek minimal 5 tahun.

saya ilustrasikan begini:
sewa hotel/kontrak hotel pertahun Rp. 500 juta, (nilai hotel kalau dijual harganya bisa 10 s/d 20 m)
500 juta /12 bulan = 41.6juta /bulan
omzet per bulan dari hotel = Rp. 100 juta s/d 300 juta (tergantung dari keahlian tim marketing hotel untuk mencari pangsa pasar)
berarti ada selisih minimal Rp. 60 juta /bulan

berdasarkan pengalaman saya umumnya hotel-hotel yang dikontrakkan, mereka memiliki omzet Rp. 300 s/d 400 juta/bulan.

dengan catatan: hotel yang dikontrakkan memiliki fasiltas:
Kolam Renang
Water Heater
Ruang Meeting + fasilitas yang memadai hingga kapasitas 100 orang s/d 500 orang
Restoran
Karaoke
bilyar
outbond / familly gathering
tempat parkir yang memadai
lokasi aman dan nyaman

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar